Tips Mengatasi Anak Yang Takut Gelap

Selasa, 04 September 2012 | komentar




KEGELAPAN seringkali membuat anak merasa ketakutan. Anda dapat mengatasi hal ini dengan menceritakannya dongeng yang membuatnya merasa baikan.

Kapasitas imajinasi yang besar kadang membuat anak banyak berkhayal. Hal ini kadang berdampak anak menjadi takut akan kegelapan. Dengan kata lain, saat anak menjadi takut ketika lampu dimatikan, otak anak Anda sedang mencapai tingkat kecerdasan baru.

Saat Anda menghadapi hal ini, tanyakan alasan mengapa anak takut akan gelap. Setelah itu, katakan sesuatu yang menenangkan. Gunakan lampu malam dan ceritakan hal menyenangkan yang berhubungan dengan kegelapan, misalnya tentang bayangan atau bagaimana mata kita menyesuaikan diri dengan kegelapan.

Kegelapan hanyalah salah satu hal yang membuat anak takut, berikut ini ialah beberapa hal lainnya :

Menangis ketika orangtua pergi
Takut ditinggalkan pergi oleh orangtua ialah salah satu ketakutan paling umum yang dialami anak. Ini merupakan reaksi alami yang menunjukkan mereka takut kehilangan orang yang mereka percayai. Ini bukanlah sesuatu yang dapat atau harus "diperbaiki". Ini hanyalah pertanda normal dan sehat akan cinta dan kasih sayang.

Untuk mengatasi hal ini, sediakan sedikit waktu untuk bermain bersama anak sebelum Anda meninggalkannya. Setelah itu, ucapkanlah selamat tinggal. Berilah anak Anda sesuatu yang menenangkan ketika Anda pergi (selimut, foto Anda, atau catatan yang Anda tulis). Bicarakan mengapa Anda harus pergi pada anak setelah Anda kembali. Seiring berjalannya waktu, dengan pola konsisten yang Anda lakukan, pergi dan selalu kembali, anak Anda akan menginternalisasi rasa kepercayaan dan keamanan.

Takut makanan baru
Balita terkenal waspada terhadap rasa dan tekstur baru, sebab secara biologis memang diprogram untuk seperti itu. Tingkat selera si kecil akan tergantung pada wataknya dan juga bagaimana teknik Anda memperkenalkannya pada makanan baru.

Tawarkan banyak pilihan makanan yang sehat, tetapi serahkan pada anak Anda untuk memutuskan apa yang ingin dia makan dan seberapa banyak. Sebuah studi terbaru yang dilakukan di University of Granada menunjukkan bahwa jika anak-anak diberikan beberapa pilihan sayuran, mereka akan jauh lebih mungkin untuk makan lebih banyak sayuran secara keseluruhan.

Makanlah bersama anak Anda sambil berbincang atau bercerita, jangan berbicara tentang apa yang dia makan atau tidak. Ketika anak Anda menolak sesuatu, jangan putuskan bahwa dia tidak menyukainya, tapi masukkan dalam pikiran Anda bahwa anak Anda belum tahu makanan ini.

Mimpi Buruk
Seperti takut gelap, mimpi buruk terjadi saat balita Anda memiliki imajinasi dan kemampuan untuk menciptakan cerita yang aneh dan kreatif di malam hari. Dia juga mulai mendapat konsep bahwa hal-hal buruk bisa terjadi dalam hidup.

Hibur anak Anda ketika dia takut. Tapi tak ada salahnya membiarkan anak menenangkan dirinya sehingga ia bisa mengontrol ketakutannya sendiri. Ketika ia terbangun dan memanggil-manggil Anda, nyalakan lampu yang redup. Gosok punggungnya atau peluk anak jika perlu. Kemudian sarankan padanya untuk memeluk boneka binatang, menarik selimut, atau membalik bantalnya untuk dapat "menghilangkan mimpi buruknya"
.
Share this article :

Poskan Komentar

 
Copyright © 2012. Komang ZONES - All Rights Reserved
Created by Komang ZONES